Sabtu, 05 Januari 2013

Apa itu semuanya? tentang kita.

Apa itu semuanya yang pernah kita alami? aku belajar dari semua pertanyaan-pertanyaan perasaanku, lalu aku jawab dan itu semua tentang kita, kita, dan kita yang berisikan aku dan kamu yang jauh di sana. Semoga kamu yang di sana mengerti. 

Apa itu kommitmen? yang sekarang terlupakan dengan kesibukkanmu, yaa mungkin kamu enggak sadar tapi aku merasakannya.

Apa itu kepercayaan? yang sekarang tergerus dengan keegoisan dan kecemburuanmu, apa nyaman ketika menjalani hubungan dengan seseorang yang kita sayangi tapi selalu diisi dengan selalu kamu dan perasaan negative thinking-nya kamu, apa nyaman?

Apa itu komunikasi? yang sekarang kamu terlihat menghindari dan mencari alasan untuk tidak melakukannya, aku mungkin resah dengan kita yang sekarang, saling sibuk lalu melupakan kita sebagai apa dan siapa.

Apa itu kedewasaan? yang sekarang kamu malah sering ngambek dan mencari masalah yang itu-itu saja, dan keresahan itu ada berawal dari komunikasi yang berkurang dan muncul siapa yang akan memulai untuk 'ngambek' dan menjadikannya sebagai masalah yang 'ini-ini-lagi', entahlah.

Apa itu jenuh? setidaknya aku pernah bicara ke kamu "kapan kita ketemuan" lalu kamu abaikan, hal ini sering terjadi pada kita saat membicarakan kapan pertemuan itu akan ada lagi, tapi yang ada malah janji, janji, dan janji. Seperti harapan palsu yang berujung kekecewaan, semoga kamu sadar setelah membaca beberapa kalimat tadi. Semoga!

Apa itu nyaman? kamu tau kan dulu aku pernah nyaman sama kamu, dan sekarang malah terkikis hingga aku sendiri yang terus mencari sosok kamu yang dulu pada akhirnya aku menemukannya pada sosok yang lain, mungkin ini inti dari kekecewaan yang pernah ada.

Apa itu pertemuan? sesuatu yang kita idam-idamkan dari kemarin-kemarin, hal yang lama sekali saat kita saling menunggu. ah, jadi semakin gak sabar buat ketemuan nanti, semoga ketemuan selanjutnyta bukan PHP yaa. Hmm.. Aku jadi ingat saat pertama ketemu kamu, dan itu akan terjadi saat pertemuan selanjutnya; Perasaan deg-degan itu selalu ada, rasa khawatir terhadap perubahan raut wajahmu, tubuhmu, dan kulit. Ah cepet ketemuan ya sayang.

Apa itu khawatir? Kamu tau bagaimana aku tetap mencintaimu, ya di situlah aku tetap mengkhawatirkanmu, jangan diabaikan nanti kalau diabaikan lalu aku bosan mengkhawatirkanmu, dan kamu menyesal. 

Apa itu pelukan? ah, aku jadi semakin kangen sama kamu.

Apa itu teman hidup? Dan Semoga kamu. Amiin

Noted: Ini ada beberapa dari tweet kemarin, yang di tweet itu cuma ide mentah, kadang bisa dimatengin lagi di buku atau blog. Thanks :*

Kamis, 03 Januari 2013

Curhat Massal LDR di Bogor

Holla indonesiaaaa...

Okesip langsung saja, inget kan pas tanggal 20an desember kemarin mimin sibuk ngtweet acara seminar Commuter "Communication On Twitter" di IPB Baranang Siang Bogor. sebelumnya mimin belum pernah ngisi acara seminar sih. eh karena mimin punya temen anak IPB dan dia ngambil kuliah di komunikasi kebetulannya juga dia panitia di sana, namanya Wahyuni Anisa tapi anehnya malah dipanggil amoy. dari mana cobak? amoy itu? haduh, mimin aja bingung, penasaran gak sama yang namanya amoy? ini dia akun twitternya Ammooy cantik, tapi dia udah punya pacar, ldr pulak, jangan dimodusin yaa. :p 

Di awal bulan Desember si panitia commuter ini kebingungan nyari pemateri, tadinya mau ngundang pembicara yang udah tenar yang sekarang sudah malang melintang tapi karena pada tanggal yang ditentukan, sipembicara ini tidak bisa, makanya dia undang mimin. ah seneng banget pas mimin dapet undangan jadi pembicara tersebut. Yak, acaranya tanggal 23 Desember 2012, Ya Alhamdulillah rizki jangan ditolak. 

Linimasa seminar kemarin di IPB.




Deg-degan banget pas udah di atas panggung pemateri, gilak baru kali ini mimin ngomong di depan ratusan orang dan itu tujuannya cuma pengen curhat massal LDR. Tapi alhamdulillah acara berjalan lancar karena acara enjoy banget dan peserta yang hadir juga seru-seru semua. Acara ini dibagi tiga sesi; sesi pertama ngobrolin 'bagaimana memanfaatkan sosial media dengan baik, apa keuntungan selama memiliki akun @LongDistance_R (Keuntungannya banyak jadi mimin bisa ngumpulin orang-orang LDR di Indonesia, bisa bikin buku, dan kenal sama banyak temen-temen LDR seperjuangan, sependeritaan, sepemahaman dan seperasaan) pas saat sesi pertama mimin juga ngomong sama admin @infobogor dia baik banget. Dan sesi kedua; diisi dengan #CURHATMASSALLDR awal-awal sesi peserta pada diem dan pas sesi tanya jawab pada malu-malu, eh pas mimin bilang yang nanya bakal dapet buku MyLDR pada semangat semua. 

Photo sesi CURHAT MASSAL LDR



Waktu itu ada 4 pertanyaan, dan yang cuma mimin inget ada 1 pertanyaan yang bikin itu gak bisa dilupain.

Q: Min, bagaimana caranya nahan kangen kalau LDR dan pacar kita ada di asrama pondok pesantren, komunikasipun berkurang.
A:  Ya itu udah resiko pacaran sama anak santri. mungkin cara untuk menahan kangen dengan mencari kesibukan yang positif dan selagi itu bisa mengalihkan rindu kamu terhadap dia. Jangan sekali-kali kamu nuduh pacar kamu yang di asrama selingkuh karena komunikasi terbatas, inget mana bisa santri selingkuh kan di asrama cowok semua dan dia juga gak megang hape karena peraturannya kan dilarang bawa hape, mau selingkuh sama siapa? lagian juga kalau santri komunikasinya terbatas paling sama temen-temennya, ustadz dan sama Allah SWT, ya tugas kamu cuma menyemangati dia biar menuntut ilmunya bermanfaat dan berkah, jangan nuntut ketemuan tiap hari, enggak akan mungkin. Yaa Soalnya mimin juga ngalamin kok jadi santri tapi pas itu belum LDR-an karena masih SMP. hehe. 
Dan sesi tiga itu tentang Training motivator yang di isi kak Afif, sesinya seru dan bermanfaat banget deh. tiga kata yang enggak pernah mimin lupain dari kak afif LUAR BIASA, DAHSYAT, AAJAIB!! LUAR BIASA DAHSYAT LALALA YEYEYE *Eh.

Akhirnya selesai juga acara seminarnta dan moment yang paling ditunggu mimin adalah.... jeng jeng jeng photo-photo sama panitia dan peserta, gak semuanya sih yang mimin upload.






Thanks untuk anak Komunikasi IPB angkatan 48/9 yang udah undang mimin, oiya jangan nanya mimin yang mana yaa, sebenarnya mimin pengen ajak si Amel admin ke dua akun @LongDistance_R berhubung di hari acara tersebut si amel ada acara lain dia enggak bisa. 

Selesai deh seminar Commuter yang intinya adalah Curhat Massal LDR. huft di acara ini mimin udah kayak mamah dedeh. lain kali kalo ada undangan curhat massal nanti jadi mamah mimin *benerin kerudung* *haalaaah. Ditunggu undangan dari temen-temen yang di kotanya mau bikin Curhat Massal LDR. :D

Oke lah, makasih udah baca yaa... :*

Minggu, 30 Desember 2012

Pada akhrinya aku tetap butuh kamu.


Mungkin, ada dari beberapa kita yang pernah membatasi diri dari rasa pengertian dan sabar. karena keduanya sangat mempengaruhi hubungan ketika keduanya sudah tidak ada lagi dalam perasaan kita. semuanya akan mempersulit kita, untuk mengerti dan menyabarkan diri dengan dia, dengan kesibukkannya dia. 



A: Kamu keterlaluan, serendah ini rinduku di hadapanmu, aku kira kamu bisa anggap kehadiranku. ternyata kamu tetap tak peduli.
B: Aku bukan keterlaluan, kamu bisa kan membedakan dimana aku ada untukmu dan dimana aku dan kesibukan kerjaku.
A: Aku tau kamu sibuk, tapi dari beberapa jam waktumu itu tak ada kah, waktu yang kamu sisihkan hanya untuk mempedulikan aku di sini.
B: Aku masih bisa merindukanmu, tapi aku alihkan dengan kesibukanku, semua memang berbeda, jauh. dan kamu berlebihan dengann adanya rindumu.
A: Loh, kok. malah kamu memojokkanku, bukan meminta maaf. lalu? aku yang bersalah, dan tak mengertimu? bukannya terbalik.
B: Kamu masih salah menilai, aku tetap mengertimu, dan aku tak pernah merasa aku memojokkanmu. redamlah emosimu sesaat. Ada baiknya, kita bicarakan dengan baik-baik. dan meredakan hati. jujur, kita berjauhan dan aku tak ingin lama mendiamkanmu setelah perdebatan ini. Karena, jika nanti aku lama mendiamkanmu, sama saja aku memberi kesempatan kepadamu agar bisa menerima hati yang baru.
A: Jika kamu takut aku menerima hati yang baru. seharusnya, kamu sadar. kamu ke mana saja selama ini? saat aku kangen, lalu terabaikan. Aku masih sering kamu abaikan saat aku merindukanmu, lalu bagaimana caranya agar rasa yakin itu tetap ada. Kamu bisa kan ajari aku sibuk sepertimu, menahan rindu lalu mengabaikannya.
B: Bukankah jarak yang mengajarimu bagaimana rindu dan pertemuan itu sangat berarti dan berharga. Kamu lupa?
A: Pada intinya, aku memang butuh kamu dari satu sudut, aku butuh perhatianmu yang mempengaruhi keyakinan cinta terhadapmu, aku ingat semuanya memang jarak mengajari semuanya, tapi tetap aku butuh perhatianmu, perhatian yang semestinya aku dapatkan darimu dan sekarang teralihkan dari beberapa kesibukkanmu.
B: …
A: …
A: Aku pernah kau kecewakan. aku lupakan, namun, seakan terus mengingatnya, kamu mengajariku agar aku tak berharap lebih setelah kekecewaan itu pernah hadir di hatiku. Mungkin kamu lupa, kalau kamu pernah kecewakan aku, mungkin kamu lupa kalau janji itu pernah terucap dari bibirmu untuk tak mengecewakanku lagi.
B: Aku memang pernah mengecewakanmu, aku pernah berjanji agar tak mengecewakanmu lagi, kamu tahu labil? coba kamu berkaca, sadarlah.
A: …
B: Jangan semata-mata aku pernah mengecewakanmu, lalu kamu gunakan itu sebagai senjata andalan untuk memojokkanku.
B: Aku ada di sini, aku luangkan waktuku saat ini hanya untuk menerima amarahmu, dimana letak kedewasaanmu sayang menghilang begitu saja.  Saat aku meluangkan waktuku untukmu, aku berharap aku akan baik-baik saja denganmu. nyatanya, kau tetap memarahiku, menyesakkan.
A: Iya, aku gunakan rasa kecewaku sebagai senjata untuk memojokkanmu, aku rindu kamu lalu terbawa dengan emosiku. Ngerti-lah.
B: Tapi, cara kau merindukanku tak seperti ini, mendebatkan hal yang itu-itu saja, aku tahu kamu rindu, hingga kau membatasi rasa sabarmu. Jangan membatasi rasa sabarmu dengan keegoisanmu yang tak penting, seakan-akan kau tak ingin kita baik-baik saja?
A: Bukan aku ingin mendebatkan itu-itu saja, rindu memperburuk semuanya, rindu yang tersapu angin dalam dirimu, aku memang tak pernah lupa, kalau jarak yang mengajariku betapa berartinya rindu dan berharganya pertemuan denganmu, tapi aku tetap butuh kamu, per-ha-ti-an ka-mu. Ngerti!


Sabtu, 08 Desember 2012

Andaikan.

Andaikan kerinduan dapat jaminan dari pemerintah, karena #LDR butuh peran penting dari menteri perhubungan dan komunikasi. 
Andaikan Menteri Perhubungan mengerti kepada kita, mungkin ada potongan diskon untuk transoportasi kunjungan pacar, jadi kan kita gak perlu nabung lama lagi hanya untuk mengobati kerinduan ini.
Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin akan ada diskon dan paket jangka panjang untuk internetan, telpon dan sms pacar hingga mempermudah komunkasi kita agar tidak ada kesalah pahaman, karena paket internet, telpon dan sms memang menyedot kantong kita.
Andaikan menteri komunikasi mengerti kita, mungkin kita tidak akan bergantung pada sinyal, ya percuma aja kalau udah ada paket internet, telpon dan sms murah kalau sinyal tidak mendukung. dear menteri komunikasi... mengertilah kita. kita yang dalam keterbatasan kasih sayang dengan pacar. 
Memang #LDR memerlukan peran pemerintah, dan ya sudah andaikan-andaikan itu hanya akan menjadi khayalan gila kita.

Kita memang butuh hal-hal yang membuat kita semakin nyaman dengan #LDR, utamanya dimurahkan tiket kunjungan pacar.
Kita memang butuh hal-hal yang membuat kita semakin nyaman dengan #LDR, selanjutnya tidak ketergantungan pada sinyal. 
Yaa sudah, semoga anda tidak menjadi gila setelah baca artikel ini.



Salam tjipok batsah.



Admin.

Hal yang penting dalam LDR.

Malem tweeps....

Yak, malem minggu kali ini mimin bakalan hadir untuk kalian, dan pastinya kasih wejangan-wejangan LDR yang bikin kalian semangat dan jlebh galau badai cetar membahana ombak puting beliung angin tornado topan sandi halilintar dll. *LEBAI LO MIN*.

Pembahasan kali ini, mungkin sedikit pasaran. tapi, saya akan membawakannya dengan gaya bahasa saya sendiri. semoga bisa diterima dan dibaca dan ditangisi.

Kepercayaan: 

Kepercayaan itu memang barang pecah, kesenggol dikit aja udah pecah apa lagi jatuh dan membentuk seperti semula itu gak akan mudah dan sangan susah. #LDR itu memang pentingnya di kepercayaan, kalau sudah dirusak. susah buat percaya lagi, kalaupun percaya pasti tetep ragu, prosesnya panjang untuk membuat dia percaya kembali dengan apa yang sudah dihancurkan. Merusak kerpercayaan, sama saja memberi dia kekecewaan yang akan mempertimbangkan dia akan yakin(lagi) atau enggak sama kamu.

Kalau kepercayaan yang dia kasih dan kamu rusak begitu aja, apa dia tetap yakin sama kamu? Kalau kepercayaan yang dia kasih dan kamu rusak begitu aja, apa kamu bener-bener bisa ngeyakinin dia lagi? gak mudah bro.

Merujuk dia buat percaya lagi sama kamu itu emang gampang, tapi yang namanya trauma ya tetep trauma. kalaupun dia bisa percaya lagi sama kamu, apa dia bisa menghilangkan kekecewaan yang kamu bikin ke dia, gak mudah. Simple-nya, kepercayaan yang dia kasih ke kamu itu dijaga, bukan dirusak. Masalah kepercayaan memang masalah yang genting, karena emang sensitif banget, makanya bener-bener hati-hati menjaganya.

Komunikasi:

#LDR itu bukan masalah berjauhan dengan pacar dan masalah percaya aja, di samping itu butuh sebuah komunikasi untuk menjaga agar percaya itu tetap ada. Masalah komunikasi, semua hubungan juga butuh, tapi #LDR lebih dari itu.

Komunikasi ada agar tidak ada kehawatiran secara berlebihan. Coba kalau komunikasi rutin kamu kasih kabar dia kayak jadwal makan, mungkin dia enggak seprotective saat kamu enggak ada kabar, bahkan kalau enggak ada kabar sama sekali. terkecuali dengan orang yang punya pacar di asrama, ya mereka punya keterbatasan di situ, mereka tidak diperbolehkan memegang alat komunikasi hape. kalaupun bisa ya sembunyi-sembunyi.

Komunikasi enggak ada ya sering terjadi kesalah pahaman bahkan berantem, ya kamu bisa ngerti dalam situasi berjauhan dan enggak ada kabar? dia bisa yakin dan kamu tahu efeknya gak akan baik dengan hubungan kamu. #LDR itu butuh komunikasi, bukan cuek-cuekan. Dan harus benar-benar memanfaatkan teknologi yang ada, apa lagi Sekarang teknologi udah semakin canggih, dan enggak ada yang menghalangi untuk tidak berkomunikasi dengan pacar. justru punya pacar yang jauh itu menuntut kita untuk tidak gaptek, melek teknologi, melek promo tiket pesawat, melek promo paket internet, nelpon dan sms. sekarang banyak penerbangan yang nyediain paket murah penerbangan(yang bagian ini harus pinter-pinter nabung), banyak paket murah internet untuk mempermudah komunikasi. bukankah anak #LDR sangat membutuhkan itu?

Komunikasi itu mempengaruhi hubungan, karena komunikasi yang bisa putus tidak menutup kemungkinan hubungan juga, makanya dirawat yaa yang baik komunikasinya sama pacar. Masalahnya, komunikasi itu cuma butuh niat kok, ngabarin semenit bisa kan dari pada main game yg beberapa jam. Karena setiap komunikasi yang berkurang tidak menutup kemungkinan mengurangi rasa percaya dia terhadap kamu mungkin juga cintanya. 

Sabar Nunggu:

#LDR selain butuh kepercayaan dan komunikasi, satu lagi yang paling penting dan itu sabar nunggu pacar yang jauh di sana. #LDR itu otomatis terpisah dari satu sama lain, siapa yang akan dateng ke tempat pacar yang pasti salah satunya harus bersabar. Sabar itu enggak ada batasnya, yang ngebatesin diri dari rasa sabar itu ya kamu, udah resiko LDR untuk nunggu. Kalau enggak mau nunggu pacar yang jauh di sana. kenapa mau memulai #LDR? karena sayang? sayang aja gak cukup untuk menjalani hubungan jarak jauh. Kalau udah #LDR, dan nyesel kenapa harus ada kegiatan nunggu pacar. yaa jangan memulai LDR, atau sekalian di akhiri. Dari pada diterusin #LDR yang intinya kamu enggak mau nunggu pacar jauh. ngapain juga, yang ada kerjaan nunggu sambil ngeluh. Sabar itu penting dia yang mengajarkan kamu kedewasaan, kalau kamu enggak bersabar ya kamu gak jauh beda sama anak kecil. Kalau kamu gak mau sabar nunggu dia yang jauh di sana? kenapa mau #LDR? karena sayang? sayang kok enggak mau nunggu? *Banyak tanya lo min*
Kamu sayang kan sama aku? | sayang lah, banget | loh terus ngapain ngeluh dan gak sabar nungguin aku? | hmmm..
Tapi kan nunggunya kelamaan? | loh, emang yg kamu tunggu siapa? | pacar. | sayang enggak? | sayang banget | ngapain ngeluh. 
Sabar itu enggak ada tapi-tapian, dikira singgkong dibikin tapi. #ItuTapeBego.
Yang namanya bersabar enggak ada alasan untuk tidak melakukannya, yang gak mau bersabar ya childishnya masih kebangetan. Ngeluh karena kelamaan nunggu pacar di sana, itu udah ketauan banget, kalo kamu bener-bener gak ikhlas nunggu dia dan gak tulus menjalani hubungan jarak jauh. Sabar itu tanda cinta, kalo dia gak sabar emang udah gak cinta. kalo dia kehabisan rasa sabar sama juga dengan cintanya. sederhana.

Sibuk, seharusnya siapa yang mengert?

Seharusnya yang sibuk itu mengerti dengan pacar yang sedang nunggu kesibukannya dia. seharusnya inget dong yang menunggu dan dia lagi nahan kangen. Sibuk itu boleh kok, tapi harus inget juga siapa yang jauh di sana, ya pacar kamu. Kenapa dia bisa uring-uringan kemungkinan dia sedang iri dengan apa yang ada di sekitarnya dia cemburu dengan orang yang begitu mudahnya mendapatkan kasih sayang karena mereka berdekatan, setidaknya kamu kasih perhatian untuknya. Dia memang sedang menunggu kamu perhatian, dia gak sms karena takut ganggu kesibukan kamu dan takut kamu bakal marahin karena menganggu. Setidaknya dia sudah mengerti kesibukan kamu, masa kamu enggak bisa ngertiin kerinduannya.

"Romantis adalah ketika dia menyempatkan untuk memperhatikan pacarnya yg jauh di sana, disela-sela kesibukanya".

Logis aja sih, masa seharian kamu gak sempet kasih kabar dia, sms gak nyampe lima menit kok. Gimana dia gak nethink. Dia itu pacar kamu, dan dia bukan pengemis perhatian, sadar dong..

***

Kamu belum ngabarin? Dan kamu lagi nunggu dia marah dulu? Dieman beberapa hari gitu? Nunggu dia kegebet orang? dan kemudian kamu menyesal. itu siklus pacaran yang BASI.
Posisinya enak gak sih, nungguin orang yang sibuk, tapi yang ditunggu gak pernah peka?
Dia ngerasa kamu berubah, karena memang kenyataanya seperti itu. Kamu sibuk, jarang perhatian. Dulu pas diawal pacaran gitu gak? Kalo udah jauh, terus ada salah satu yangg jarang perhatian. Apa itu yang dinamakan saling sayang juga? Wajar aja kalo dia nethink, kamu jarang perhatiin. curiga itu manusiawi. coba intropeksi diri, kenapa dia bisa curiga sama kamu.

"Jarang ngabarin itu sama aja kayak cari masalah. tapi, masalahnya itu-itu aja".

Dia masih uring-uringan? Itu bukan karena childishnya dia. Tapi kamu yang sok gak peduli dengan keadaan dia di sana. Kamu nyuruh dia dewasa, apa kamu sudah dewasa dengan kesibukan kamu, apa kamu bisa meredamkan emosinya? Justru cuek. Kamu yang belum bisa membagi mana kesibukan kamu dan mana seharusnya waktu untuk bisa mendengarkan dia cerita.

Apa dia mengerti kamu? Dia sudah jauh mengerimu. Tapi, sebaliknya? Apa kamu sudah mengerti kerinduannya?
"Kangen itu diciptakan bukan untuk sepihak, kalau sepihak untuk apa ada cinta?"
Kamu kangen banget, dan dia sibuk banget. Itu sama-sama kebangetan. Kebangetan karena gak ada yang mau pengertian.

Seperti ini yang dinamakan harapan?

Betah gak sih dicuekin, disikapin dalam keadaan sok gak peduli, padahal kita di sini udah berharap lebih? dia itu pacar, wajar dong kalau berharap lebih, kalau enggak ada harapan, untuk apa ada cinta? Apa yang dilakukan di sini, semata-mata demi dia yang jauh di sana. Bukan enggak ikhlas tapi sadar dong. berharap itu gak ada yang asik.

Justru kehadiran cinta itu menumbuhkan berjuta harapan, kok semakin kesini jutaan harapan itu seperti tersapu ombak, Hilang. Bukan tidak mengerti, tapi kita belajar membatasi pengertian agar hati itu tidak semakin lelah dengan harapan hampa.

Besarnya harapan karena ada cinta, besarnya cinta karena ada perhatian. Sedikit perhatian sedikitlah sudah harapan. Kamu itu bukan harapan hampa, semakin kesini kehampaan itu ada mengiringi ketidakpedulian kamu. Harapan itu gak macem-macem kok, dan gak banyak. Cukup dengan perhatian dan peduli. Mudah yang susah, mudah dikatakan sangat susah dipraktekan. Belajar dari harapan hampa itu menyakitkan. Salah satunya kekecewaan. Kamu mau kasih itu ke aku?

***

Gimana? udah cukup bikin tenang, kalau udah tenang ya udah kalian tidur. ini sabtu malem loh. kalo dia gak ada kabar atau keasikan sama temen-temennya. ya udah tidur aja. dari pada ngomel-ngomel gak jelas.

Notes: dikomentarin yaaa, oiya, tulisan ini "DILARANG-COPY-PASTE ATAU MEMINDAHKAN KE BLOG TEMEN-TEMEN" mohon pengertian yang besarnya yaa. :)))